Ada apa Kurikulum 2013 (TKJ)


BingungKurikulum 2013 sudah diterapkan di beberapa sekolah di Indonesia, terutama sekolah-sekolah yang dulunya menyandang predikat RSBI. Termasuk di sekolah kami. Seperti yang banyak dibicarakan oleh para guru, yang katanya dengan menggunakan Kurikulum 2013, guru lebih enak, karena tidak perlu membuat silabus dan RPP serta buku admnistrasi guru. Intinya guru hanya fokus pada KBM.

Entah saya belum pernah diklat Kurikulum 2013, atau memang saya belum punya informasi yang jelas, di Kurikulum 2013 Jurusan TKJ SMK, ada yang sedikit aneh bagi saya, karena saya hanya mendapat struktur kurikulum 2013 dan silabus jurusan TKJ dari situs web yang bukan dari situs resmi Ditpsmk. Sementara RPP yang kami harapkan, tak didapatkan dari manapun (situs web, atau kelompok kerja guru, atau siapapun). Jadinya kami terpaksa membuat lagi RPP dari silabus tsb yang entah benar entah salah (karena didapat dari sumber yang tidak jelas)

Ada yang aneh selanjutnya dari struktur kurikulum dan silabus tersebut. Materi ajar yang disampaikan terlihat banyak yang berupa teori atau lebih ke arah mata pelajaran untuk mahasiswa ilmu komputer (perguruan tinggi). Padahal pendidikan SMK yang saya tahu, kurikulumnya diarahkan ke kemampuan teknis (lebih banyak prakteknya daripada teorinya).
Nah apa jadinya lulusan SMK, apabila kemampuan / kompetensi teknis yang didapatkan lebih banyak teori daripada praktek? Terus apa bedanya dengan lulusan SMU?

Satu lagi yang justru paling aneh. Di beberapa sekolah katanya tidak ada muatan lokal (misal Bahasa Jawa atau Bahasa Sunda) yang semestinya pelajaran ini menjadikan ciri khas daerah masing-masing yang bisa menumbuhkan cinta tanah air dan budaya lokal. Jika benar muatan lokal ini dihilangkan, kira-kira beberapa tahun ke depan, budaya daerah akan sulit dikenali oleh anak-anak penerus bangsa atau bahkan hilang sama sekali.

3 responses to this post.

  1. Posted by aram on 23 September 2013 at 8:14 pm

    setuju dengan saudara…, ternyata isu yang menyebut bahwa kurikulum 2013 hanya proyek sampai sekarang masih ada benarnya….

    Balas

  2. jangan bgt saudara, kalau anda sj yg berstatus RSBI mengeluh, lalu bagaimana dgn kami yg di daerah terpencil, hal yg aku senangi karena ada hal baru dan ini sangat menantang…

    Mengenai bahasa daerah, itu tetap ada, tp hanya sampai pada tingkat SMP/MTS

    “salam kurikulum 2013…”

    Balas

    • Posted by arman kadir on 16 April 2014 at 8:46 am

      anda belum merasakan bagaimana belajar di kurikulum 2013, kami yang sudah merasakannya.

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: