Susah juga jadi guru


Eh susah juga ya jadi guru, apalagi guru SMK (guru produktif / jurusan). Harus menguasai semua mata pelajaran yang diajarkan mulai kelas 1 sampai kelas 3. Belum lagi tentang penyusunan Silabus, RP, RPP yang sesuai dengan kurikulum KTSP

Iklan
  1. #1 by pakarfisika on 24 Juli 2007 - 2:46 pm

    yang sabar … itu pesan saya. Moga Yang Kuasa memberikan balasan terbaik buat kita….itu do’a saya.

    salam kenal…

  2. #2 by yusthatitik on 13 Agustus 2007 - 12:18 pm

    SMK memang labih rumit sepertinya. Saya pernah baca Struktur Kurikulum untuk tingkat SMK alokasi waktunya masih bersifat ‘glondongan’ tidak seperti di sekolah umum yang sudah dibedakan untuk kelas 1,2,dan3 berapa-berapa jam nya. Butuh kecermatan lebih untuk memilih mana-mana yang harus diajarkan di kelas 1, kelas 2, dan seterusnya.. Namun bpk2 dan ibu2 guru pasti telah terlatih untuk itu… Terus berjuang…

    salam kenal…

  3. #3 by hilman on 21 Agustus 2007 - 2:02 pm

    Wah, saya aja belum buat tuh KTSP dan RPP-nya, habis nggak ngerti sih!!!

  4. #4 by linda on 31 Agustus 2007 - 9:37 am

    apabila kita senang terhadap sesuatu pasti segalanya akan ringan bukankah itu juga yang kita ajarkan pada murid untuk menyukai dulu… semangat bu saya juga tadinya kesulitan namun mari kita berjuang… untuk memajukan anak bangsa yang kelak akan menggantikan kita

  5. #5 by Ridwan farid on 6 September 2007 - 3:44 pm

    Saya guru SMKN2 Tasikmalaya, bener juga tuh, tapi kalau diniatkan ibadah mah insyaAllah akan barokah amiin…!

  6. #6 by Ridwan farid on 6 September 2007 - 3:45 pm

    Saya guru SMKN2 Tasikmalaya, bener juga tuh, tapi kalau diniatkan ibadah mah insyaAllah akan barokah amiin…! yang penting JANGAN MENGELUH

  7. #7 by Ridwan farid on 6 September 2007 - 3:47 pm

    CAPEK DEEH…! SAMI ETA TEH KANG…!

  8. #8 by hilman yustiana on 28 Mei 2008 - 11:29 am

    syaa ngrasaain jdii mrd smk kbtlnnn di smkn 2 tasikkk trkshhhh wt pra gruuu dznaaa mdh 2an thn memblzzz smua kbaikan kalian

  9. #9 by damini on 21 Oktober 2008 - 8:53 am

    memang susah jadi guru mah kang, lamun jadi kepsek gampang tinggal nitah ngajedog pikirkeun meuli imah jeng mobil sing loba. terus bari mikir deui proyek naon yeuh nu bisa dihakan deui

  10. #10 by yana baehaki peneliti dan praktisi pendidikan tinggal dicirebon on 22 November 2008 - 8:54 pm

    susah dan gampang adalah persfektif subjektif
    tidak ada keluhan susah bagi guru yang niatnya jadi praktisi pendidikan,tentunya punya penjiwaan,jadi guru itu nikmat penuh tantangan…
    keluhan susuh bagi guru niat yang jadi pekerja/buruh lembaga pendidikan dan harapan tertinggi hanya jadi pns semata…
    kecaman susah jadi guru yang dinegasi pada posisi kepsek katanya kerja hanya ngajedog, kalimat ini sifat emosional propokatif tidak paham organisasi sekolah..

  11. #11 by emhas on 2 Desember 2008 - 8:39 am

    Pendidik yang mendidik… bukan hanya sekedar melaksanakan kewajiban. Memang benar, semua tergantung pada niat. Namun toh, pendidik adalah seorang manusia yang tidak hanya punya sifat baik yang bisa dijadikan panutan buat yang dididik, juga mempunyai sifat-sifat umum yang wajar yang mungkin pada saat tertentu menyebabkan tidak maksimalnya tujuan pendidikan itu sendiri, misalnya capek, mengeluh, sakit, dsb.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: