RSS

KTSP itu apa sih?

04 Agu

Apa sih bedanya KTSP dengan KBK? apakah dengan KTSP hanya beda di pengisian nilai di rapor? lebih ribet, susah dan menjengkelkan? di sekolahku pengisian rapor menggunakan software SAMS cukup membantu wali kelas. Namun bagi sekolah yang masih menggunakan sistem pengisian rapor manual bisa membikin stress wali kelas.

Terus bagi guru mapel sendiri, dengan KTSP apakah ada bedanya dalam sistem pengajaran di kelas? saya yang baru jadi guru beberapa bulan rasanya sudah bikin pusing cara yang seperti ini. Untungnya saya guru praktek, jadi tidak terlalu menjadi masalah. Yang menjadi masalah adalah belum adanya modul praktek di jurusan yang saya ampu. SO… tetep pusinglah…. apalagi ngajar anak SMK/STM

About these ads
 
21 Komentar

Ditulis oleh pada 4 Agustus 2007 in Guru

 

21 responses to “KTSP itu apa sih?

  1. nolasmita

    7 Agustus 2007 at 3:26 pm

    Saya guru kimia di suatu SMA swasta di Sumatra Barat. Bagi saya lebih membingungkan lagi, karena sama saja bentuknya ditempat kami antara KTSP atau KBK, bagaimana kurikulum ini sebenarnya karena selalu bergantian tiap tahunnya, jika ada yang bisa bantu saya, saya akan berterimakasih sekali

     
    • arif sandro

      1 Mei 2010 at 3:24 pm

      ibu nolasmita yg baik..
      saya akan mencoba untuk sedikit membantu ibu
      KBK adalah bagian dari KTSP dengan kata lain KBK itu merupakan bagian dari KTSP.
      kalau KTSP adalah merupakan kurikulum yg memberi wewenang kpd pihak sekolah untuk menyusun kurikulmnya sesuai dengan potensi dari daerah yang bersangkutan sedangkan KBK semua penyusunan kurikulumnya dilakukan secara terpusat yaitu pemerintah. akan tetapi sistem pembelajarannya sama yaitu berpuat pada siswa dan guru hanya sebagai fasilitator.
      semoga jawaban saya sedikit membantu ibu

       
  2. emhas

    8 Agustus 2007 at 12:58 pm

    Memang di dalam tata cara pengajarannya beda. Namun terkadang bagi guru dengan KBK atau KTSP cukup merepotkan. Ada sebagian guru masih suka dengan cara pengajaran yang lama, yaitu dengan diterangkan secara langsung melalui tatap muka atau cukup mencatat.

     
  3. yusthatitik

    13 Agustus 2007 at 12:06 pm

    yah…
    KBK dan KTSP itu bukan sesuatu yang terpisah dan berubah sama sekali. KBK adalah jiwa dari KTSP. KTSP pun berbasis kompetensi seperti pada KBK. Mungkin terlihat merepotkan tapi justru kreativitas guru akan berkembang. Pembelajaran dengan langsung menerangkan/memberikan materi pd siswa akan mematikan kreativitas siswa. Siswa akan terbiasa ‘menerima’ dan tidak terlatih ‘mencari’. Yah…mungkin prakteknya sulit, tapi apa salahnya dicoba. Lagipula kini pemerintah sudah mulai memperhatikan kesejahteraan guru… Bukan begitu??!!

     
  4. rohman

    18 Agustus 2007 at 8:47 am

    mohon adakan silabus mata pelajaran bahasa sunda dan pendidikan lingkungan hidup dalam bentuk file pdf

     
  5. abah

    22 Agustus 2007 at 10:26 am

    Sebenarnya KTSP dan KBK itu bagus dan masih satu napas mengarah kepada kebutuhan para siswa sebagai pribadi makhluk Allah SWT, maupun sebagai anggota masyarakat, hanya dalam implementasinya demikian sulitnya dikarenakan belum ada nya pengenalan, pemahaman dan pengetahuan yang benar tentang KTSP dan KBK itu sendiri di pihak birokrat maupun pelaksana di lapangan. sehingga berbagai persepsi tentang itu beragam. Visi dan misi telah disusun dan dirumuskan tapi dalam prakteknya, bertolak belakang. Untuk melakukan inovasi ke arah yang lebih baik banyak tantangan disini perlunya dorongan belajar dengan disertai kesabaran, keikhlasan dan keuletan dari berbagai pihak. Bila hal itu sudah ternikmati Insya Allah kemudahan akan ternikmati, bukan kah Al Qur’an telah menjelaskan “setelah kesulitan itu ada kemudahan”. Semoga Barokah dari Allah SWT ternikmati oleh orang-orang yang mau belajar ke arah kebaikan sesuai dengan perintah-Nya. Amin.

     
  6. SariYeliKirey

    26 Agustus 2007 at 8:38 pm

    Saya mahasiswi UNP,sebagai seorang calon pendidik nantinya, saya masih belum bisa memahami sistem pendidikan di negara ini.Belum ada evaluasi mengenai pelaksanaan KBK, sekarang sudah muncul lagi KTSP.Apa sich sebenarnya KTSP itu, dan apa bedanya dengan KBK? Saya sangat mengharapkan sekali jawaban yang valid.Mohon bantuannya……Please………………

     
  7. rahmaRw

    19 September 2007 at 8:40 pm

    Saya seorang mahasisawi universitas negeri malang calon pendidik dan kebetulan juga saya sedang kebingungan tentang sistem pendidikan pembelajaran di indonesia yang sering berubah dari kurikulum 94 lalu KBK hingga KTSP ini. saya mohon batuan untuk permasalahan saya tersebut?

     
  8. fachrul

    22 September 2007 at 11:02 pm

    saya mahasiswa yang insya allah setelah lulus nanti dapat menjadi seoarang guru, tapi saya bingung dengan sistem pendidikan yang ada di indonesia yang berubah ubah. dulu KBK sekarang KTSP trus untuk selanjutnya apa?mengapa sistem pendidikan diindonesia berubah ubah? sebelumya terima kasih

     
  9. fachrul

    22 September 2007 at 11:06 pm

    saya mahasiswa unnes, sebagai seorang calon pendidik nantinya saya masih bingung dengan sistem pendidikan yang ada di indonesia yang berubah ubah. dulu KBK sekarang KTSP trus untuk selanjutnya apa?mengapa sistem pendidikan diindonesia berubah ubah? sebelumnya terima kasih

    Saya juga masih bingung mas, saya juga belum lama jadi guru, apalagi saya lulusan universitas bukan FKIP / LPTK yang menempuh Akta-4, yang pada saat itu mata kuliahnya masih menggunakan kurikulum KBK. Jadinya, musti sama-sama cari KTSP via Google atau Perpustakaan.

     
  10. Ghindo.M

    27 Oktober 2007 at 7:34 am

    Sistim pendidikan / UU no 20 thn 2003 sudah baik/sangat baik.KTSP pun cukup bagus .Persoalan berhasil atau tidaknya tergantung dari kita semua menyikapinya. Jika kita ikhlas mau merubah pradigma kita tentu saja berhasil.

     
  11. VIKA

    25 November 2007 at 2:12 pm

    DUA DUANYA MEMBUAT SAIA KEDER

     
  12. yogie

    17 Januari 2008 at 9:35 am

    sebenarnya ini KTSP atau KBK atau apapun juga ga jadi masalah bagi kita, toh yang menjalankan kita dan apa yang murid kita butuhkan ya kita beri yang terbaik,toh yang penting tujuan siswa memahami terhadap materi dan bisa mengaplikasikanya ke dunia luar tanpa batas.
    semua sistem ini hanya sebagai image aja buat mentri pendidikan biar ada kerjanya…kan malu toh hanya cuma duduk aja di kursi empuk dan menjalankan sistem yang lama…

     
  13. tri agustini

    15 Maret 2008 at 10:25 am

    saya mahasiswi jurusan bahasa sunda di universitas pendidikan indonesia (UPI) Bandung, sekarang ini jujur saja saya sangat sekali membutuhkan KTSP dan KBK SMA tentunya basa sunda. tapi setelah saya cari ke setiap sekolah yang ada di kampung saya KTSP dan KBK basa sunda tidak ada sedangkan saya membutuhkannya untuk tugas kuliah saya,katanya pemetintah mewajibkan adanya bahasa sunda du jawa barat, tapi KTSP dan KBK saja tidak ada sampai saat ini tidak ada yang membantu saya mendapatkan KTSP dan KBK basa sunda. hanya ibu saya yang selalu menemani saya mencari tugas2 meskipun hasilya nihil.trimakasih ibu, saya sangat menyayangimu.

     
  14. siska

    17 Juli 2008 at 11:18 am

    saya mahasiswa fakultas ekonomi salah satu universitas di jakarta
    kbk yang saya diketahui adalah kemampuan anak didik untuk mencari sendiri bahan-bahan pelajaran melalui kisi2 yang diberikan oleh guru
    untuk itu guru dituntut memberi motivasi agar anak bisa mencapai tuntutan kbk tersebut

    dalam ktsp pendidik dituntut untuk lebih kreatif lagi untuk menyusun silabus atau kerangka pengajaran sendiri yang mendasar pada standar yang ditetapkan departemen pendidikan pusat

    untuk memulai semua itu memang bukan hal yang mudah tapi bisa dimulai dari hal yang paling kecil saja
    contohnya :
    *pada pelajaran biologi, untuk memahami tumbuhan seharusnya anak2 diarahkan untuk membawa langsung tanaman dan meneliti bagian yang ada terakhir adalah perumusan konsep yang benar sesuai dengan teori yang ada. dengan begitu tuntutan pelajaran menjadi tidak terlalu rumit

    kendala utama penerapan kurikulum ini adalah
    * ketersediaan waktu dan sarana prasarana yang dimiliki oleh sekolah
    *yang terpenting harusnya guru2 tidak harus merasa pusing karena kbk dan ktsp sebenarnya menuntut kerjasama antara guru mata pelajaran yang sama untuk berkolaborasi untuk tujuan bersama dengan tidak mengesampingkan kompetisi individu

     
  15. mega

    16 Desember 2008 at 5:50 pm

    saya mahasiswa di suatu perguruan tinggi di malang, saya ingin menanyakan perbedaan daro KTSP dan KBK?beda dari segi mananya?tolong dijelaskan

     
  16. anggara putra

    27 Desember 2008 at 8:47 pm

    saya mahasiswa dr bali, saya masih bingung apa se beda KTSP dg KBK?trus apa kelemahan dan kelebihan dari KBK dan KTSP?

     
  17. ahmad romzie

    11 Maret 2009 at 1:50 pm

    buat saya, baik ktsp kbk maupun yang lainnya, semuanya akan membutuhkan sistem yang terintegritas antara sekolah dan lingkungan. untuksaya seorang guru di pesantren. sistem boarding schoolauh lebih baik. karena kita punya banyak waktu untuk berinteraksi dengan murid.

     
  18. ira

    15 Desember 2010 at 6:24 pm

    Rasanya di Indonesia kebanyakan Teori ya? kemarin saya mengikuti pembahasan administrasi pembelajaran… saya tanyakan kepada pemateri sudah sejauh mana keberhasilan KTSP sejak dibuatnya… katanya masih nol… ya saya mengerti banyak guru baru apalagi seperti saya yang bukan lulusan pendidikan tidak mengerti lembaran-lembaran yang saya buat… pada prakteknya itu tidak bisa dilaksanakan… begitu ideal, tapi murid saya murid yang luar biasa! Bukan lagi pencapaian materi tapi mereka datang saja sudah untung… jadi pengerjaan KTSP yang disebutkan didanai begitu besar untuk untuk sosialisasinya ( tapi sayangnya saya tidak merasa begitu… terlalu banyak waktu dan kertas yang saya buang for nothing) tidak terlalu ada hasilnya buat saya… yang ada guru tambah banyak kerjaan dan murid tidak jadi pintar juga

     
  19. garasi-pulsa.com

    25 Januari 2011 at 9:10 pm

    menarik infonya bagus banget. makasih ya

     
  20. mardiany

    6 Desember 2011 at 3:56 am

    thank you for your explaination…………………..

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: