Pentingnya mengikuti kegiatan MGMP


Ada pertanyaan seorang guru (atau bahkan mungkin, banyak guru) apa sih pentingnya mengikuti kegiatan MGMP di tengah sibuknya kita mengajar? Ya.. sekilas memang kita akan merasa berat atau mungkin malas untuk mengikuti kegiatan MGMP. Di samping kita harus meluangkan waktu, kita juga perlu meluangkan tenaga (kadang kegiatan MGMP berlangsung sampai 3 hari atau lebih) dan juga menyisihkan sebagian rizki kita untuk terlaksananya kegiatan MGMP.

Bagi guru PNS, apalagi yang sudah sertifikasi (guru profesional), saya pikir mereka sudah paham betul akan pentingnya mengikuti kegiatan MGMP. Sedangkan bagi guru sekolah swasta, baik itu yang sudah sertifikasi maupun yang belum, kegiatan MGMP berfungsi untuk:

  1. Sharing pengalaman dan pengetahuan. Jadinya kita bisa bertambah wawasan.
  2. Dapat sertifikat dari Dinas Pendidikan yang bisa berguna untuk keperluan peningkatan  golongan (khusus PNS), sertifikasi (maaf, saya guru GTT sekolah swasta dan belum sertifikasi, jadi tidak tahu persis)
  3. Bisa bertukar data RPP, Administrasi Guru, Media Pembelajaran, dll
  4. Tambah teman

Namun apapun kegiatan MGMP, sepanjang kita tidak meninggalkan tugas sebagai guru (mengajar), memang sebaiknya kita perlu untuk ikut serta.

 

CPNS Propinsi DIY 2013


Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta membuka kesempatan kepada Warga Negara
Republik Indonesia yang memiliki integritas dan komitmen tinggi untuk menjadi Calon Pegawai
Negeri Sipil (CPNS) yang akan mengisi lowongan formasi Tenaga Guru, Tenaga Kesehatan, dan
Tenaga Teknis. Rincian kualifikasi pendidikan dapat dilihat dalam Lampiran 1 Pengumuman ini.

I. KETENTUAN UMUM
1. Proses Seleksi Pengadaan CPNS Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun
Anggaran 2013 ini terbuka untuk semua Warga Negara Republik Indonesia;
2. Pengadaan CPNS dilaksanakan secara obyektif dan transparan, berdasarkan syarat-syarat
yang telah ditentukan, serta tidak membedakan jenis kelamin, suku, agama, ras, golongan,
atau daerah;
3. Pelamar tidak dipungut biaya apapun dalam seluruh tahapan proses seleksi.

II. PERSYARATAN PELAMAR
1. Persyaratan Umum
a. Warga Negara Republik Indonesia yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,
setia, dan taat kepada Pancasila, UUD 1945, dan Negara Kesatuan Republik
Indonesia;
b. Berusia serendah-rendahnya 18 (delapan belas) tahun dan setinggi-tingginya 35 (tiga
puluh lima) tahun pada tanggal 20 September 2013 (batas akhir pelamaran). Usia
pelamar ditentukan berdasarkan tanggal kelahiran yang tercantum pada Surat Tanda
Tamat Belajar/ijazah yang digunakan sebagai dasar untuk pelamaran;
c. Tidak berkedudukan sebagai CPNS / PNS, Calon / Anggota TNI / Polri dan tidak
sedang terikat perjanjian/kontrak kerja dengan instansi lain, yang dibuktikan dengan
surat pernyataan;
d. Tidak berkedudukan sebagai anggota atau pengurus partai politik yang dibuktikan
dengan surat pernyataan;
e. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak
dengan hormat sebagai CPNS/ PNS, Calon / Anggota TNI / Polri atau diberhentikan
2
tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta, yang dibuktikan dengan surat
pernyataan;
f. Berkelakuan baik, yang dibuktikan dengan Asli Surat Keterangan Catatan
Kepolisian (SKCK) dari Polres setempat;
g. Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang
telah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana kejahatan,
yang dibuktikan dengan surat pernyataan;
h. Mempunyai pendidikan, kecakapan, keahlian dan ketrampilan yang diperlukan;
i. Sehat jasmani dan rohani dibuktikan dengan Asli Surat Keterangan dokter
pemerintah (Puskesmas/RS Pemerintah);
j. Bersedia membayar denda sesuai ketentuan dalam Peraturan Gubernur DIY Nomor 18 Tahun
2013 tentang Pedoman Teknis Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah sebesar Rp
90.000.000,00 (sembilan puluh juta rupiah) apabila pelamar mengundurkan diri
setelah diusulkan penetapan NIP CPNS sampai dengan masa ikatan dinas (8 tahun),
dibuktikan dengan Surat Pernyataan yang dibubuhi materai Rp 6.000,- sebagaimana
tercantum dalam lampiran 6 pengumuman ini;
k. Bersedia tidak mengajukan permohonan mutasi keluar Pemerintah Daerah Daerah
Istimewa Yogyakarta sebelum memiliki masa kerja aktif sekurang-kurangnya 8 tahun
terhitung mulai tanggal sebagai CPNS dibuktikan dengan Surat Pernyataan yang
dibubuhi materai Rp 6.000,- sebagaimana tercantum dalam lampiran pengumuman ini.

Adapun pengumuman lengkapnya dapat diunduh di file ini.
pengumuman_cpns_diy_2013

Sumber : http://bkd.jogjaprov.go.id/detail/pengumuman-penerimaan-cpns-pelamar-umum-pemda-diy-tahun-2013/164

Ada apa Kurikulum 2013 (TKJ)


BingungKurikulum 2013 sudah diterapkan di beberapa sekolah di Indonesia, terutama sekolah-sekolah yang dulunya menyandang predikat RSBI. Termasuk di sekolah kami. Seperti yang banyak dibicarakan oleh para guru, yang katanya dengan menggunakan Kurikulum 2013, guru lebih enak, karena tidak perlu membuat silabus dan RPP serta buku admnistrasi guru. Intinya guru hanya fokus pada KBM.

Entah saya belum pernah diklat Kurikulum 2013, atau memang saya belum punya informasi yang jelas, di Kurikulum 2013 Jurusan TKJ SMK, ada yang sedikit aneh bagi saya, karena saya hanya mendapat struktur kurikulum 2013 dan silabus jurusan TKJ dari situs web yang bukan dari situs resmi Ditpsmk. Sementara RPP yang kami harapkan, tak didapatkan dari manapun (situs web, atau kelompok kerja guru, atau siapapun). Jadinya kami terpaksa membuat lagi RPP dari silabus tsb yang entah benar entah salah (karena didapat dari sumber yang tidak jelas)

Ada yang aneh selanjutnya dari struktur kurikulum dan silabus tersebut. Materi ajar yang disampaikan terlihat banyak yang berupa teori atau lebih ke arah mata pelajaran untuk mahasiswa ilmu komputer (perguruan tinggi). Padahal pendidikan SMK yang saya tahu, kurikulumnya diarahkan ke kemampuan teknis (lebih banyak prakteknya daripada teorinya).
Nah apa jadinya lulusan SMK, apabila kemampuan / kompetensi teknis yang didapatkan lebih banyak teori daripada praktek? Terus apa bedanya dengan lulusan SMU?

Satu lagi yang justru paling aneh. Di beberapa sekolah katanya tidak ada muatan lokal (misal Bahasa Jawa atau Bahasa Sunda) yang semestinya pelajaran ini menjadikan ciri khas daerah masing-masing yang bisa menumbuhkan cinta tanah air dan budaya lokal. Jika benar muatan lokal ini dihilangkan, kira-kira beberapa tahun ke depan, budaya daerah akan sulit dikenali oleh anak-anak penerus bangsa atau bahkan hilang sama sekali.

Garing


Hadeuh… Garing banget…. lama gak nulis… sibuk ngajar atau apalah, entahlah.. rasanya malas (cilaka duabelas, kalo seorang guru malas nulis, apalagi mbaca…)

Ya begitulah kondisinya… sibuk ngajar, sibuk ngurus anak, sibuk audit ISO, sibuk ini itu, sebentar lagi sibuk akreditasi… Ah entahlah…

Yang penting sekarang coba lagi nulis.. sekedar nulis atau apalah…

 

Tepat Setahun


Hari ini tepat setahun penulis blog ini terakhir menulis di blog ini. Selama setahun vakum, tanpa pernah menulis, bukan karena tidak ingin menulis, namun karena “kata kunci” di blog ini hilang entah kemana alias lupa. Nah hari ini, tepat  setahun, penulis menemukan kembali “kata kunci” tersebut, dan akhirnya bisa menulis lagi.

Ternyata banyak komentar yang masuk. Ada yg berupa saran, masukan, kritik, hingga komentar yang terasa tidak mengenakkan hati. Aduh, terasa merasa bersalah, karena bagi pengunjung  banyak yang kecewa tidak menemukan apa yang dicari di blog ini.

Blog dibuat untuk lahan berbagi ilmu, semoga bermanfaat bagi pengunjung. Sharing ilmu (khususnya tentang Guru, TKJ maupun SMK, dan pendidikan di Indonesia pada umumnya) terasa diperlukan guna kemajuan pendidikan di Indonesia. Hasrat untuk menuangkan apa yang terbaik di blog ini kadang terkendala karena keterbatasan ilmu penulis. Semoga dengan blog ini ada banyak saran, masukan, kritik, dan lain-lain yang membangun guna memperluas cakrawala ilmu bagi kita semua.

Akhirnya setelah bisa online kembali, penulis berharap bisa kembali aktif menulis. Terima kasih atas kunjungan Anda

Review The Kube MP3 Player (Bukan Promosi)


Salah satu gadget yang perlu dipunyai untuk mereka yang suka mendengarkan musik adalah mp3 player. Beberapa tahun yang lalu berbagai merk mp3 player bermunculan dengan berbagai fitur yang menarik. Namun seiring dengan perkembangan teknologi handphone yang mampu memutar file musik mp3, player mp3 perlahan mulai hilang di pasaran. Walaupun masih ada beberapa merk yang bertahan, namun boomin mp3 player sudah mulai surut. Beberapa merk yang masih bertahan tentunya menyempurnakan player mp3 dengan sederet teknologi baru yang disertakan (misalnya selain bisa memutar file musik mp3, bisa juga memutar file video, radio, game dan juga bisa sekaligus untuk mengambil gambar / photo).

Dari berbagai merk dan jenis mp3, tentunya bagi penggemar musik, bukan hanya fitur yang komplit saja yang diinginkan. Namun yang paling diunggulkan tentunya adalah kualitas suara yang dihasilkan dari pemutar musik ini. Salah satu merk yang bisa dikatakan baik dalam hal kualitas suara adalah The Kube.

Bentuk The Kube MP3 Player yang hanya berukuran 2,5 cm x 2,5 cm (berbentuk kubus seperti dadu). Tidak ada layar sebagai penunjuk file yang sedang diputar (lain dari yang lain). Hanya ada tombol-tombol untuk menyalakan (on/off), memutar (play), maju (forward) dan mundul (reverse) sekaligus sebagai tombol naik dan turunkan volume. Diperlukan media simpan luar (MicroSD) sebagai penyimpan file. Namun sudah dilengkapi dengan baterai lithium.

Namun suara yang dihasilkan, woow mantap… Bassnya yang sangat nendang diiringi suara treble yang pas di telinga. Rasanya cukup puas jika mendengarkan musik dengan kualitas file mp3 yang baik (diatas 128bit). ….(Bersambung)